Resizing Linux Partition Using GPARTED

Waktu saya beli harddisk baru 160GB beberapa waktu yl, tujuan utamanya adalah untuk menampung file-file foto saya yang sudah gak muat lagi di hdd 80GB yang lama. Tapi gak lama setelah itu, saya kepincut si Hardy sehingga saya install-lah dia di hdd 160GB tsb. Tadinya cuma mau nyoba-nyoba, trus karena option yang paling mudah adalah “use entire harddisk”, tanpa pikir panjang saya pilih itu.

Ternyata sekarang setelah kedua OS jalan dengan mulus di komputer saya, saya merasa sayang untuk uninstall si Hardy hanya demi kembali ke tujuan semula yaitu menyediakan tempat untuk foto-foto saya.

Jadi gimana solusinya? Ada 2 macam:

a. Cari cara supaya partisi ext3 (Linux) bisa dikenali oleh WinXP. Googling.. googling.. googling, ketemu tools Ext2IFS dan Ext2Fsd.

- atau -

b. Rezize partisi ext3 (Linux) supaya saya bisa membuat partisi baru (NTFS) untuk dipake sebagai folder foto di WinXP saya. Googling.. googling.. googling, ketemulah tools GParted. Tools ini mirip sekali dengan Partition Magic yang sudah saya kenal.

Continue reading

Setting Wireless LAN

Sejauh ini, aku masih belum berhasil setting WLAN dengan wep key. Udah ngikutin petunjuknya dengan persis, tapi tetap gak bisa dapet IP kalau routernya diset secure menggunakan wep-key.
Jadi solusi sementara, mau gak mau routernya di-open. Cuma nge-lock MAC address aja.

Sama seperti ngeset IP, caranya simple banget, edit file /etc/network/interfaces aja. Hmm, tentu saja dengan asumsi drivernya udah kedeteksi dengan baik. Selama pengalamanku dengan Ubuntu sih, semua driver selalu auto-detected. *TOP-BGT lah pokoknya* :)

1. Edit file /etc/network/interfaces

sudo vi /etc/network/interfaces

2. Edit atau ketik section iface wlan0 sehingga kira-kira menjadi sbb:

auto wlan0
iface wlan0 inet dhcp
wireless-essid
your-router-ssid
wireless-channel
your-channel-number
wireless-mode managed

3. Restart netwok

sudo /etc/init.d/networking restart

4. Cek dengan ifconfig. Harusnya otomatis dapat IP dari dhcp server.

ifconfig

wlan0 Link encap: Ethernet  HWaddr xx:xx:xx:xx:xx
inet addr:192.168.3.100 Bcast:192.168.3.255  Mask:255.255.255.0
inet6 addr: xx::xx:xx:xx:xx/64 Scope:Link
UP BROADCAST RUNNING  MTU:1492  Metric:1
RX packets:166934 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:164438 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:1000
RX bytes:33574639 (32.0 MB)  TX bytes:13895183 (13.2 MB)

5. Test ping gateway/komputer lain/website

ping google.com

PING google.com (64.233.167.99) 56(84) bytes of data.
64 bytes from py-in-f99.google.com (64.233.167.99): icmp_seq=1 ttl=241 time=273 ms

6. Sukses! :D

Ksnapshot: Untuk Screen Capture

Oh, ternyata tinggal ketik perintah “ksnapshot” toh untuk melakukan printscreen. Hmm, tapi pengennya sih diset jadi semacam hotkey – pencet tombol PrtScr otomatis manggil ksnapshot.

Tapi sementara cukup memadailah, nanti aku cari caranya sambil jalan. Pasti ketemu!

Sekarang pamer skrinsyut dulu. :P Btw ini juga posting pake KBlogger. Enaknya di sini bisa liat live preview. Satu fitur yang tidak dimiliki Blogdesk.

I'm Using KBlogger

Pamer ah. Postingan ini aku ketik pake KBlogger nih, hehe. Semacam Blogdesk deh kalau di windows.
Sejauh ini, aplikasi yang sudah aku nikmati di komputerku yang sekarang menjadi Hardy KDE4 adalah:

1. KBlogger: untuk posting blog
2. JuK: untuk playing mp3
3. Dragon Player: untuk nonton dvd
4. Firefox: untuk browsing internet
5. Pidgin untuk chatting YM
6. KWiFiManager: untuk setting wireless lan
7. kFlickr: untuk upload foto ke Flickr

Yang masih harus diusahakan:

1. Printscreen! *makanya blm ada skrinsyut di postingan ini :P *
2. Main-main dengan Compiz supaya desktop-ku keren
3. Install Wine supaya bisa jalanin aplikasi windows seperti Photoshop dan ACCURATE ;)
4. Install aplikasi untuk burn cd/dvd (belum dapat referensi nih)

Ada 1 hal lagi yaitu ngecek kenapa malah windows-xp yang gak mau booting. Aku bikin dual boot. Giliran ini oke, yang onoh ngambek. Hehehe.

Habis itu selesai? Belum dong. Justru permainan baru dimulai. Yaitu… explore berpuluh-puluh pilihan aplikasi yang ditawarkan, yang sudah disediakan oleh Adept Manager.

Baru sekarang aku mengerti kenapa bisa ada orang yang hobinya gonta-ganti distro di komputernya seperti gonta-ganti baju. :D

My Hardy Goes Multimedia

Akhirnya! Berhasil juga aku membuat Kubuntu Hardy-ku play mp3 dan dvd. Dari hasil googling memang dapet banyak link yang kasih solusi. Ada beberapa cara. Setelah 2 hari trial ‘n error tanpa hasil (maklumi dong, kan aku baru bisa ngoprek di atas jam 8 malam), baru hari ini sukses. Begitu mendapatkan petunjuk yang tepat, semuanya mendadak gampang. Sampai aku heran sendiri, “Cuma begini?” ;)

Intinya, install paket kubuntu-restricted-extras. Satu hal yang penting adalah, meskipun sudah ada GUI (seperti adept-manager) install-lah dengan command line karena nanti bakal ada konfirmasi waktu install salah satu library-nya (java). Kalau pake adept-manager, kamu gak bisa confirm, sehingga berkesan adept-manager-nya hang (padahal udah di atas 90% progress-nya).

OK, step-stepnya sbb:
1. Pastikan sudah meng-enable repository Universe, Multiverse, dan Medibuntu. Mesti 3-3-nya ya. Jangan nekat pake repository Indonesia, krn tidak bisa diandalkan *hiks*. Untuk menambahkan yang Medibuntu, perintahnya:

sudo wget http://www.medibuntu.org/sources.list.d/hardy.list -O /etc/apt/sources.list.d/medibuntu.list

2. Pastikan repository tidak ada masalah dan set medibuntu keyring.

sudo apt-get update && sudo apt-get install medibuntu-keyring && sudo apt-get update

3. Kalau ada pending upgrade (biasanya update manager-nya kasih alert kok), silakan di-apply dulu.

sudo apt-get upgrade

4. Install paket kubuntu-restricted-extras. Ini diperlukan supaya Kubuntu bisa memainkan format-format yang ilegal.

sudo apt-get install kubuntu-restricted-extras

5. Selesai.

That simple! Tinggal buka music player dan mainkan mp3-mu.

Referensi:
http://www.kubuntu.org/faq#mp3
https://help.ubuntu.com/community/RestrictedFormats
https://help.ubuntu.com/community/Medibuntu