Waktu saya beli harddisk baru 160GB beberapa waktu yl, tujuan utamanya adalah untuk menampung file-file foto saya yang sudah gak muat lagi di hdd 80GB yang lama. Tapi gak lama setelah itu, saya kepincut si Hardy sehingga saya install-lah dia di hdd 160GB tsb. Tadinya cuma mau nyoba-nyoba, trus karena option yang paling mudah adalah “use entire harddisk”, tanpa pikir panjang saya pilih itu.
Ternyata sekarang setelah kedua OS jalan dengan mulus di komputer saya, saya merasa sayang untuk uninstall si Hardy hanya demi kembali ke tujuan semula yaitu menyediakan tempat untuk foto-foto saya.
Jadi gimana solusinya? Ada 2 macam:
a. Cari cara supaya partisi ext3 (Linux) bisa dikenali oleh WinXP. Googling.. googling.. googling, ketemu tools Ext2IFS dan Ext2Fsd.
- atau -
b. Rezize partisi ext3 (Linux) supaya saya bisa membuat partisi baru (NTFS) untuk dipake sebagai folder foto di WinXP saya. Googling.. googling.. googling, ketemulah tools GParted. Tools ini mirip sekali dengan Partition Magic yang sudah saya kenal.