<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Another Sound of Music</title>
	<atom:link href="http://soundofmusic.web.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://soundofmusic.web.id</link>
	<description>A mind that is stretched by a new experience can never go back to its old dimensions</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Apr 2012 07:13:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Mencari Perpustakaan di Jakarta?</title>
		<link>http://soundofmusic.web.id/2012/04/mencari-perpustakaan-di-jakarta/</link>
		<comments>http://soundofmusic.web.id/2012/04/mencari-perpustakaan-di-jakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Apr 2012 07:13:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>seawind</dc:creator>
				<category><![CDATA[jalan-jalan]]></category>
		<category><![CDATA[matabaca]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://soundofmusic.web.id/2012/04/mencari-perpustakaan-di-jakarta/</guid>
		<description><![CDATA[Perpustakaan Freedom Jalan Proklamasi No. 41, Menteng, Jakarta Pusat, persis di seberang Tugu Proklamasi. Nomor telepon 021-31909226 Perpustakaan Daniel S. Lev Jalan Puri Imperium Office Plaza, UG-16, Jl. Kuningan Madya Kav. 5-6 Perpustakaan Japan Foundation Jalan Jenderal Sudirman Kaveling 61-62 &#8230; <a href="http://soundofmusic.web.id/2012/04/mencari-perpustakaan-di-jakarta/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="first-child "><strong><span title="P" class="cap"><span>P</span></span>erpustakaan Freedom</strong><br />
Jalan Proklamasi No. 41, Menteng, Jakarta Pusat, persis di seberang Tugu Proklamasi. Nomor telepon 021-31909226</p>
<p><strong>Perpustakaan Daniel S. Lev</strong><br />
Jalan Puri Imperium Office Plaza, UG-16, Jl. Kuningan Madya Kav. 5-6</p>
<p><strong>Perpustakaan Japan Foundation</strong><br />
Jalan Jenderal Sudirman Kaveling 61-62 Gedung Summitmas I lantai 2</p>
<p><strong>Perpustakaan Nasional RI</strong><br />
Jalan Salemba Raya 28A, Jakarta Pusat</p>
<p><strong>Perpustakaan Diknas</strong><br />
Gedung A lantai 1 dan Mezanin, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan</p>
<p><strong>Perpustakaan UI</strong><br />
Kampus Universitas Indonesia</p>
<p><strong>Reading Room</strong><br />
Jalan Kemang Timur no. 57a-b</p>
<p><strong>Perpustakaan Rujak Center for Urban Studies (RCUS)</strong> <br />
Gedung Ranuza lantai 2, Jalan Timor No. 10, Menteng, Jakarta Pusat</p>
<p><strong>Comic Cafe<br /></strong>Jalan Tebet Utara Dalam</p>
<p><strong>Perpustakaan Umum Jakarta Barat</strong><br />
Jalan Tanjung Duren</p>
<p>&#8212;</p>
<p>Sumber:</p>
<p><a target="_blank" href="http://id.berita.yahoo.com/foto/perpustakaan-tersembunyi-jakarta-slideshow/perpustakaan-photo-1335118503.html">http://id.berita.yahoo.com/foto/perpustakaan-tersembunyi-jakarta-slideshow/perpustakaan-photo-1335118503.html</a></p>
<p><a target="_blank" href="http://www.hedwigus.com/1-perpustakaan-umum-jakarta-barat">http://www.hedwigus.com/1-perpustakaan-umum-jakarta-barat</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://soundofmusic.web.id/2012/04/mencari-perpustakaan-di-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apa itu Fiksi Distopia?</title>
		<link>http://soundofmusic.web.id/2012/04/apa-itu-fikti-distopia/</link>
		<comments>http://soundofmusic.web.id/2012/04/apa-itu-fikti-distopia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Apr 2012 04:01:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>seawind</dc:creator>
				<category><![CDATA[matabaca]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://soundofmusic.web.id/2012/04/apa-itu-fikti-distopia/</guid>
		<description><![CDATA[Distopia adalah bentuk sastra yang mengeksplorasi struktur sosial dan politik. Di mana ada sebuah dunia yang bagaikan mimpi buruk (kebalikannya adalah Utopia, yang merupakan dunia yang ideal). Distopia sering ditandai oleh bentuk pemerintahan otoriter atau totaliter. Sering menampilkan berbagai jenis &#8230; <a href="http://soundofmusic.web.id/2012/04/apa-itu-fikti-distopia/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="first-child "><strong><span title="D" class="cap"><span>D</span></span>istopia</strong> adalah bentuk sastra yang mengeksplorasi struktur sosial dan politik. Di mana ada sebuah dunia yang bagaikan mimpi buruk (kebalikannya adalah <strong>Utopia</strong>, yang merupakan dunia yang ideal). Distopia sering ditandai oleh bentuk <em>pemerintahan otoriter atau totaliter</em>. Sering menampilkan berbagai jenis <em>represif sistem kontrol sosial</em>, kurangnya atau <em>tidak adanya kebebasan dan ekspresi individu</em>, dan keadaan <em>perang atau kekerasan</em> yang konstan. Banyak novel menggabungkan Distopia dan Utopia, untuk menggambarkan pilihan-pilihan yang dapat diambil oleh umat manusia, dan berakhir dengan salah satu dari dua kemungkinan masa depan tsb.</p>
<p>(Sumber: <a target="_blank" href="http://www.goodreads.com/genres/dystopia">http://www.goodreads.com/genres/dystopia</a>)</p>
<p>Novel-novel populer yang termasuk genre distopia di antaranya:</p>
<p>Serial <a target="_blank" href="http://www.bookoopedia.com/id/book/id-29145/new-york-times-notable-children-s-book-of-2008-the-hunger-games.html" target="_blank">The Hunger Games</a></p>
<p>Serial <a target="_blank" href="http://www.bookoopedia.com/id/book/id-54382/uglies-series-1-uglies.html" target="_blank">The Uglies</a></p>
<p>Serial <a target="_blank" href="http://www.bookoopedia.com/id/book/id-24384/maximum-ride-the-angel-experiment-eksperimen-malaikat.html" target="_blank">Maximum Ride</a></p>
<p>&#8230; selain itu&#8230;.</p>
<p><a target="_blank" href="http://www.bookoopedia.com/id/book/id-28666/the-host-sang-pengelana.html" target="_blank">The Host</a></p>
<p><a target="_blank" href="http://www.bookoopedia.com/id/book/id-55282/jangan-lepaskan-aku.html" target="_blank">Never Let Me Go</a></p>
<p><a target="_blank" href="http://www.bookoopedia.com/id/book/id-56346/the-maze-runner.html" target="_blank">The Maze Runner</a></p>
<p><a target="_blank" href="http://www.bookoopedia.com/id/book/id-3908/blindness.html" target="_blank">Blindness</a></p>
<p><a target="_blank" href="http://www.bookoopedia.com/id/book/id-8438/animal-farm.html" target="_blank">Animal Farm</a></p>
<p><a target="_blank" href="http://www.bookoopedia.com/id/book/id-10157/1984.html" target="_blank">1984</a></p>
<p><a target="_blank" href="http://www.bookoopedia.com/id/book/id-6200/the-house-of-the-scorpion.html" target="_blank">The House of the Scorpion</a></p>
<p><a target="_blank" href="http://www.bookoopedia.com/id/book/id-57019/delirium.html" target="_blank">Delirium</a></p>
<p><a target="_blank" href="http://www.bookoopedia.com/id/book/id-38262/the-chemical-garden-trilogy-1-wither-layu.html" target="_blank">Wither</a></p>
<p>Gara-gara The Hunger Games, tema distopia jadi populer nih!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://soundofmusic.web.id/2012/04/apa-itu-fikti-distopia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ketika Seluruh Dunia Buta</title>
		<link>http://soundofmusic.web.id/2012/04/ketika-seluruh-dunia-buta/</link>
		<comments>http://soundofmusic.web.id/2012/04/ketika-seluruh-dunia-buta/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Apr 2012 10:09:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>seawind</dc:creator>
				<category><![CDATA[matabaca]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://soundofmusic.web.id/2012/04/ketika-seluruh-dunia-buta/</guid>
		<description><![CDATA[Wah, ini buku yang mengejutkan. Saya beli buku ini karena pas sedang kehabisan bacaan, pas ada diskon buku ini di Bookoopedia. Waktu memutuskan membeli, saya tidak terlalu berharap akan mendapat pengalaman membaca yang &#8220;beda&#8221;. Tapi ternyata yang terjadi melebihi ekspektasi &#8230; <a href="http://soundofmusic.web.id/2012/04/ketika-seluruh-dunia-buta/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="first-child "><img height="251" alt="blindness" src="http://soundofmusic.web.id/wp-content/uploads/2012/04/blindness.jpg" width="170" /></p>
<p><span title="W" class="cap"><span>W</span></span>ah, ini buku yang mengejutkan. Saya beli buku ini karena pas sedang kehabisan bacaan, pas ada diskon buku ini di Bookoopedia. Waktu memutuskan membeli, saya tidak terlalu berharap akan mendapat pengalaman membaca yang &#8220;beda&#8221;.</p>
<p>Tapi ternyata yang terjadi melebihi ekspektasi saya. Membaca buku ini membuat saya merasakan berbagai gejolak. Dan bagi saya, buku yang bagus adalah buku yang bisa membuat saya bergejolak itu.</p>
<p>BLINDNESS.</p>
<p>Sesuai judul dan sinopsisnya, buku ini berkisah tentang kebutaan. Di suatu negeri tak bernama, muncul wabah kebutaan. Dimulai dari seorang pria yang sedang menyetir mobilnya di jalan raya, yang tiba-tiba buta waktu sedang berhenti di lampu merah. Buta begitu saja tanpa ada gejala sakit sebelumnya. Buta yang berbeda dengan kebutaan pada umumnya. Dunia tidak menjadi gelap, melainkan justru menjadi putih menyilaukan. Buta putih, mereka menyebutnya.</p>
<p>Bila kebutaan yang kita kenal selama ini tidak menular, buta putih justru bisa menular. Waktu si pria buta pertama tadi ditolong dan diantar pulang oleh seorang pria lain, yang belakangan tergoda mencuri mobil si pria buta, tidak lama kemudian si pria penolong pun menjadi buta. Waktu si pria buta pertama -dengan diantar istrinya- memeriksakan matanya ke dokter mata, tidak lama kemudian si dokter mata pun buta. Demikian juga sang istri.</p>
<p>Pada gilirannya, pasien-pasien sang dokter (yang sempat berkonsultasi dengan si dokter mata dan sempat berpapasan di ruang tunggu dengan pria pertama) pun berturut-turut menjadi buta. Ada seorang pasien yang bekerja sebagai pelacur. Dia buta waktu sedang di kamar hotel. Maka pelayan yang bertugas membereskan kamar tersebut pun menjadi buta.</p>
<p>Si pencuri mobil yang tadi menolong pria buta pertama? Dia pun menjadi buta. Sehingga waktu polisi menangkapnya, segera pula sang polisi tertular buta.</p>
<p>Apoteker yang melayani resep dari pasien dokter mata&#8230; juga buta.</p>
<p>Waktu pemerintah memutuskan untuk mengkarantina para orang buta ini di sebuah rumah sakit jiwa, tidak terelakkan setiap orang yang berinteraksi dengan mereka pun tertular.</p>
<p>Polisi-polisi dan sopir yang menjemput mereka&#8230;</p>
<p>Tentara yang menjaga mereka&#8230;</p>
<p>Jangan lupa bahwa setiap orang punya tetangga, teman, keluarga , toko langganan, orang asing yang berpapasan di jalan. Maka tinggal masalah waktu saja sampai seluruh kota dan seluruh negara menjadi buta semuanya.</p>
<p>Buku ini mengeksplorasi aspek humanity yang mendadak gamang ketika setiap orang buta. Bayangkan saja situasinya. Dalam kondisi normal, orang buta masih bisa survive sebab masih ada orang-orang lain yang tidak buta. Masyarakat dan pemerintahan bisa menyokong kehidupan orang buta dengan bantuan fisik, fasilitas umum, bahan-bahan makanan, dan sistem yang sudah tertata rapi . Namun, bayangkan kalau kamu buta, dan semua orang lain juga buta.</p>
<p>Siapa yang akan menjaga toko? Siapa yang akan mengoperasikan instalasi listrik? Instalasi air? Lalu lintas? Siapa yang bisa menunjukkan arah bila Anda tersesat kalau semua sama butanya? Bagaimana kita saling mengenali kalau kita semua tidak bisa melihat? Sistem pemerintahan, sistem perekonomian, sistem sosial, mendadak kacau balau ketika semua manusia yang menjalankan sistem tersebut kehilangan penglihatannya.</p>
<p>Dan bagaimana Anda mempertahankan aspek manusiawi Anda? Hal yang paling mendasar saja, seperti membuang hajat, segera menjadi kacau. Bukan hanya karena sulit berjalan bolak-balik ke kamar mandi tanpa melihat, tapi juga karena dengan segera air menjadi sulit didapatkan. Selama ini kita tidak pernah menyadari betapa tergantungnya kita pada air. Bayangkan seperti apa kondisinya, baik sang manusia maupun lingkungannya, setelah lewat beberapa minggu, beberapa bulan.</p>
<p>Membaca buku ini saya sering bergidik jijik. Saya juga merasa ngeri membayangkan bila saya menjadi salah satu tokoh di dalam sana. Saya bertanya-tanya seperti apa yang akan saya rasakan kalau saya juga buta. Saya pun turut merasa marah dan mengutuki sebagian tokoh di novel ini, yaitu sekelompok orang buta yang memanfaatkan pistol yang kebetulan mereka miliki, untuk merebut hak kelompok lain. Saya marah dan sakit hati waktu sampai di bagian di mana kelompok begajul tersebut menuntut upeti berupa layanan seksual dari para perempuan sebagai ganti jatah makanan. Mengapa lagi-lagi perempuan yang menjadi korban?</p>
<p>Gejolak-gejolak perasaan itulah yang saya rasakan waktu membaca buku ini. Tidak banyak buku yang berhasil melakukannya.</p>
<p>
So, dari tema cerita, saya memberi penilaian tinggi kepada buku ini.</p>
<p>Sayangnya, gaya penulisannya kurang pas dg selera saya. Banyak bagian yang disampaikan melalui narasi. Padahal kalau dituangkan dalam bentuk dialog, mungkin akan lebih mengalir. Selain itu, kertas yang digunakan adalah kertas buram. Sudah ceritanya bernuansa buram, bacanya pun buram. Ukuran hurufnya lumayan kecil pula.</p>
<p>Selain itu, sang penulis tidak memberikan nama untuk semua tokoh di buku ini. Unik sih. Jadi penyebutannya ya seperti di atas itu. Si pria buta pertama, si polisi, si pencuri mobil, si dokter mata, si istri pria buta pertama, si istri dokter, si pelacur, si apoteker. Si tetangga pria buta pertama, si tetangga dokter mata. Si tentara yang menembak, si sersan yang baru. Walhasil, ritme membaca jadi agak lambat.</p>
<p>Trus, satu lagi, endingnya menurut saya terlalu mendadak. Waktu sampai di halaman terakhir, saya membatin&#8230; hah? begitu saja? tidak ada penjelasannya nih?</p>
<p>Alhasil, sampai akhir masih menggantung satu pertanyaan BESAR yang tak terjawab. Dan itu membuat saya cukup bete. :p</p>
<p>Tapi overall, ini buku yang bagus. Saya tidak menyesal membelinya, dan saya akan menyarankan buku ini kepada orang lain untuk membacanya juga. <img src='http://soundofmusic.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Btw, buku ini sudah <a target="_blank" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Blindness_%28novel%29#Sequel_and_adaptation" target="_blank">diadaptasi ke film</a> dengan judul yang sama, <em><strong>Blindness</strong></em>. Jose Saramago juga membuat sekuel dari novel ini dengan judul <strong><em><a target="_blank" href="http://www.bookoopedia.com/us/book/id-0156032732/seeing-paperback.html" target="_blank">Seeing</a></em></strong>. Sayangnya belum diterjemahkan ke bahasa Indonesia.</p>
<p>&#8212;</p>
<p><strong>Judul Buku:</strong> <a target="_blank" href="http://www.bookoopedia.com/id/book/id-3908/blindness.html" target="_blank"><strong>Blindness</strong></a><strong>, ditulis oleh Jose Jose Saramago</strong></p>
<p><strong>Tulisan ini diikutsertakan dalam <a target="_blank" href="http://www.bookoopedia.com/id/berita/id-88/lomba-estafet-review-buku.html" target="_blank">Lomba Estafet Review Buku</a> yang diselenggarakan oleh <a target="_blank" href="http://www.bookoopedia.com" target="_blank">Bookoopedia.com</a>. Anda pun boleh ikutan lho! Hadiahnya voucher belanja buku 300 ribu! Lumayan kan? <img src='http://soundofmusic.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://soundofmusic.web.id/2012/04/ketika-seluruh-dunia-buta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Katniss Everdeen &#8211; Gadis yang Terbakar</title>
		<link>http://soundofmusic.web.id/2012/04/katniss-everdeen-gadis-yang-terbakar/</link>
		<comments>http://soundofmusic.web.id/2012/04/katniss-everdeen-gadis-yang-terbakar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Apr 2012 10:06:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>seawind</dc:creator>
				<category><![CDATA[matabaca]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://soundofmusic.web.id/2012/04/katniss-everdeen-gadis-yang-terbakar/</guid>
		<description><![CDATA[Umm, baca buku The Hunger Games ini udah lama, 2 tahun yang lalu. Agak-agak lupa jalan ceritanya. Tapi jadi pingin nulis tentang buku ini, karena kebetulan di 21 Jakarta sedang diputar filemnya. Buku ini bersetting Amerika Serikat beberapa tahun mendatang. &#8230; <a href="http://soundofmusic.web.id/2012/04/katniss-everdeen-gadis-yang-terbakar/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="first-child "><img src="http://soundofmusic.web.id/wp-content/uploads/2012/04/katniss.jpg" alt="Katniss" width="206" height="263" align="left" /><span title="U" class="cap"><span>U</span></span>mm, baca buku <a target="_blank" href="http://www.bookoopedia.com/id/book/id-29145/new-york-times-notable-children-s-book-of-2008-the-hunger-games.html" target="_blank">The Hunger Games</a> ini udah lama, 2 tahun yang lalu. Agak-agak lupa jalan ceritanya. Tapi jadi pingin nulis tentang buku ini, karena kebetulan di 21 Jakarta sedang diputar filemnya.</p>
<p>Buku ini bersetting Amerika Serikat beberapa tahun mendatang. <em>*lupa euy tahun berapanya*.</em> Di masa itu, negara-negara bagian sudah musnah. Sisa-sisanya cuma berupa wilayah yang disebut distrik. Penguasa tunggal tinggal di tempat yang disebut Capitol.</p>
<p>Capitol ini mengontrol distrik-distrik, mereka menuntut kepatuhan penuh. Salah satu kesepakatan yang mereka (Capitol) buat dengan distrik-distik adalah: setiap tahun para distrik harus mengirimkan satu anak perempuan dan satu anak lelaki, untuk berlaga di medan &#8220;perang&#8221; ciptaan Capitol selama berminggu-minggu, berbulan-bulan, sampai tersisa hanya satu pemenang saja, yaitu peserta yang berhasil bertahan hidup dengan cara membunuh seluruh peserta yang lain.</p>
<p>Bayangkan, anak-anak remaja nih! Sebelum bertanding, mereka dilatih bertempur dulu, diberi kostum, dibekali senjata dan ilmu bela diri, diwawancara di TV. Oya, selama mereka bertempur, Capitol merekam semua adegan dan mengemasnya menjadi sebuah reality show paling seru, paling real, paling sadis, yang ditonton oleh semua warga Capitol dan warga distrik. Tontonan ini disebut &#8220;The Hunger Games&#8221;. Penonton bahkan memasang taruhan untuk para peserta ini!</p>
<p>Pemenang Hunger Games akan dihadiahi sebuah rumah mewah di distriknya. Selain itu, dia dan keluarganya akan dijamin seumur hidup kesejahteraannya.</p>
<p>Suatu konsep yang luar biasa, yang dirancang oleh Presiden Snow, untuk menunjukkan siapa yang pegang kuasa dan kendali atas hidup distrik-distrik.</p>
<p>Nah, di suatu distrik, yaitu Distrik 12 yang merupakan distrik termiskin, hiduplah seorang <em>Katniss Everdeen</em>. Ketika penduduk distrik membuang undi untuk menentukan siapa yang harus dikirim ke Hunger Games tahun itu, yang muncul adalah nama sang adik, <em>Primrose</em>. Katniss tidak tega membayangkan adiknya yang masih sangat muda bakal dibantai. Katniss sendiri baru berumur 16 tahun. Maka dia mengajukan diri sebagai pengganti adiknya.</p>
<p>Bersama <em>Peeta Mellark</em>, yaitu anak lelaki pasangannya dari Distrik 12, Katniss pun dikirimlah ke Capitol.</p>
<p>Tak dinyana, kepribadian Katniss membuat banyak orang menjagokan dirinya. Penampilannya di TV, di acara persiapan Hunger Games, disukai pemirsa. Dia dibekali kostum yang atraktif, dan dijuluki sebagai &#8220;Gadis yang Terbakar&#8221;.</p>
<p>Yang paling seru dalam buku ini, tentu saja adegan laganya. Ada sekitar 14 pasang petarung yang berlaga. <em>*lupa tepatnya berapa, tapi Katniss aja dari Distrik 12, berarti minimal ada 12 pasang. kalau gak salah sih masih ada Distrik 14 lagi*</em> Walaupun mereka anak-anak remaja, tapi adegan laga yang digambarkan bukan permainan anak-anak. Mereka betul-betul harus survive dan membunuh. Pertama mereka harus menghadapi makhluk-makhluk mutan yang sengaja diciptakan oleh penyelenggara. Lalu ada juga jebakan-jebakan yang mematikan dan fenomena alam buatan seperti hujan asam. Betul-betul medan perang di dalam sana! Senjata disediakan hanya di babak pembuka, tapi mereka harus berebut untuk mendapatkan senjata yang mereka mau. Makanan dan minuman juga terbatas.</p>
<p>Membaca adegan-adegan laga The Hunger Games, rasanya adegan-adegan di Harry Potter sih cemen banget. :p</p>
<p>Apakah buku ini semata-mata tentang bunuh-bunuhan? Oh tidak! Bukan cuma itu!</p>
<p>Meskipun memang hal tersebut mengambil porsi cukup besar, novel ini sebetulnya intinya tentang pemberontakan. Nanti di buku lanjutannya (<strong><a target="_blank" href="http://www.bookoopedia.com/id/book/id-32520/catching-fire-tersulut-the-hunger-games-2.html" target="_blank">Catching Fire</a></strong> dan <strong><a target="_blank" href="http://www.bookoopedia.com/id/book/id-57187/mockingjay-the-hunger-games-3-tamat.html" target="_blank">Mockingjay</a></strong> ) makin terkuaklah peranan Katniss si Gadis yang Terbakar, sebagai tokoh pemicu pemberontakan.</p>
<p>Buku ini juga dibumbui oleh percikan-percikan romantis di sana sini. Ada kisah tentang cinta segitiga antara Katniss, Peeta, dan Gale (teman Katniss sejak kecil).</p>
<p>Saya memberi bintang 5 untuk buku ini. Very recommended reading! Sekarang sih kalau Anda mau baca sudah enak, soalnya ketiga bukunya sudah lengkap. Dulu saya menunggu lanjutannya lamaaaaa sekali&#8230; padahal sangat penasaran, hehe. Syukurlah tidak sia-sia menunggunya. <img src='http://soundofmusic.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Nah, sekarang filemnya sedang diputar di 21 tuh. Dengar-dengar ada beberapa hal yang berbeda. Yahh biasa, selalu begitu yang terjadi kalau buku difilemkan. Bagusan mana ya? Silakan buktikan sendiri. Saya sih penasaran sama visualisasi kostumnya si Katniss. Dari penggambaran di bukunya sepertinya spektakuler sekali, terutama waktu dia berputar sehingga seolah Katniss dikelilingi api. Kereennn&#8230; <img src='http://soundofmusic.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>&#8212;</p>
<p>Tulisan ini diikutsertakan dalam <a target="_blank" href="http://www.bookoopedia.com/id/berita/id-88/lomba-estafet-review-buku.html" target="_blank">Lomba Estafet Review Buku</a> yang diselenggarakan oleh <a target="_blank" href="Bookoopedia.com" target="_blank">Bookoopedia.com</a>. Anda pun boleh ikutan lho! Hadiahnya menarik! <img src='http://soundofmusic.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://soundofmusic.web.id/2012/04/katniss-everdeen-gadis-yang-terbakar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Informasi Hotel Melati, Alternatif Penginapan di Garut</title>
		<link>http://soundofmusic.web.id/2012/03/informasi-hotel-melati-alternatif-penginapan-di-garut/</link>
		<comments>http://soundofmusic.web.id/2012/03/informasi-hotel-melati-alternatif-penginapan-di-garut/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Mar 2012 01:52:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>seawind</dc:creator>
				<category><![CDATA[garut]]></category>
		<category><![CDATA[jalan-jalan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://soundofmusic.web.id/?p=1445</guid>
		<description><![CDATA[Problema khas long weekend bagi para pelancong adalah susah dapat hotel, terutama hotel kelas berbintang, sebab dipastikan sudah fully booked beberapa minggu sebelumnya. Di Garut pun begitu. Jadi, bagaimana solusinya? Hmm, kalau mau sih boleh nginap di rumah orang tua &#8230; <a href="http://soundofmusic.web.id/2012/03/informasi-hotel-melati-alternatif-penginapan-di-garut/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="first-child "><a href="http://soundofmusic.web.id/wp-content/uploads/2012/03/holiday.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-1446" title="Holiday" src="http://soundofmusic.web.id/wp-content/uploads/2012/03/holiday.jpg" alt="" width="320" height="282" /></a><span title="P" class="cap"><span>P</span></span>roblema khas long weekend bagi para pelancong adalah susah dapat hotel, terutama hotel kelas berbintang, sebab dipastikan sudah fully booked beberapa minggu sebelumnya. Di Garut pun begitu.</p>
<p>Jadi, bagaimana solusinya? Hmm, kalau mau sih boleh nginap di rumah orang tua saya, hahaha&#8230; <em>*gak ding, becanda, rumah kami ada di tengah kota, jauh dari Cipanas, shg kurang strategis, lagipula kamu gak akan sanggup bayar tarifnya.. hihihi*</em></p>
<p>Well, alternatifnya ya mencari penginapan kelas melati. Di Cipanas ada sih beberapa kelas melati, tapi kalau long weekend tetap aja bakal penuh. Mau gak mau musti agak menjauh sedikit dari area Cipanas.</p>
<p>Di Garut ada beberapa hotel melati (atau bintang satu) yang tersedia. Ini dia daftarnya:</p>
<p><strong>Wisma Rengganis</strong><br />
Jl. Rengganis No. 3, Phone : 081-323-329-222</p>
<p><strong>Penginapan Nasional<br />
</strong>Jl. Kenanga No. 9, Phone : +62- 262 233251</p>
<p><strong>Wisma Galunggung<br />
</strong>Jl. Ciledug No. 146, Phone : +62-262 232597</p>
<p><strong>Losmen Melati<br />
</strong>Jl. Karacak No. 2, Phone : +62-262 231900</p>
<p><strong>Penginapan Sederhana<br />
</strong>Jl. Guntur No. 52, Phone : +62-262 &#8212;</p>
<p><strong>Family Ayu Hotel<br />
</strong>Jl. Ranggalawe No. 64, Phone : +62-262 233247</p>
<p><strong>Penginapan Guntur<br />
</strong>Jl. Guntur No. 27, Phone : +62-262 231058</p>
<p><strong>Wisma PGRI<br />
</strong>Jl. Pasundan No. 41, Phone : +62-262 233488</p>
<p><strong>Wisma PKPN Garut<br />
</strong>Jl. Cicendo No. 79, Phone : +62-262 231508</p>
<p><strong>Hotel Paseban</strong><br />
Jl. Otista No. 260A, Paseban, Phone : +62-262 232302; 0262-232100</p>
<p><strong>Hotel Cempaka</strong><br />
Jl. Otista No. 267 (depan hotel Paseban), Phone : +62-262 243650</p>
<p><strong>Alamanda Hotel</strong><br />
Jl. Otista No. 234, Phone : +62-262 0262-541933</p>
<p><strong>Hotel Cipanas Indah<br />
</strong>Jl. Raya Cipanas, Phone : +62-262 233736</p>
<p><strong>Pondok Wulandari<br />
</strong>Jl. Raya Cipanas No. 99, Phone : +62-262 234675</p>
<p><strong>Hotel Tirta Alam I &amp; II<br />
</strong>Jl. Raya Cipanas, Phone : +62-262 241556</p>
<p><strong>Penginapan Nugraha<br />
</strong>Jl. Raya Cipanas No. 96, Phone : +62-262 231829</p>
<p><strong>Penginapan Rahayu<br />
</strong>Jl. Raya Cipanas, Phone : +62-262 238162</p>
<p><strong>Penginapan Cipta Bela<br />
</strong>Jl. Raya Cipanas, Phone : +62-262 &#8212;</p>
<p><strong>Penginapan Pondok Melati<br />
</strong>Jl. Raya Cipanas No. 133, Phone : +62-262 &#8212;</p>
<p><strong>Local Education Center (LEC)<br />
</strong>Jl. Guntur Sari, Phone : +62-262 540795</p>
<p><strong>Penginapan Pusaka<br />
</strong>Jl. Raya Cipanas, Phone : +62-262 237273</p>
<p><strong>Banyu Kencana<br />
</strong>Jl. raya Cipanas No. 349, Phone : +62-262 231332</p>
<p><strong></strong><strong>Penginapan Citra Kencana<br />
</strong>Jl. Raya Cipanas &#8211; Pananjung, Phone : +62-262 231300</p>
<p><strong>Penginapan Pondok Asri<br />
</strong>Jl. Raya Cipanas No. 184, Phone : +62-262 &#8212;</p>
<p><strong></strong><strong>Penginapan Citra Kencana<br />
</strong>Jl. Raya Cipanas Pananjung, Phone : +62-262 &#8212;</p>
<p><strong>Penginapan Putra Pusaka<br />
</strong>Jl.  Raya Cipanas No. 347, Phone : +62-262 &#8212;</p>
<p><strong>Penginapan Putra Lugina<br />
</strong>Jl. Raya Cipanas, Phone : +62-262 237765</p>
<p><strong>Hotel Tirta Merta I<br />
</strong>Jl Raya Cipanas No. 166, Phone : +62-262 231422<strong></strong></p>
<p><strong>Hotel Tirta merta II<br />
</strong>Jl Raya Cipanas No. 134, Phone : +62-262 231442</p>
<p><strong>Hotel Augusta<br />
</strong>Jl Raya Cipanas No. 108, Phone : +62-262 241556  <strong></strong></p>
<p><strong>Penginapan Banyu Arta<br />
</strong>Jl Raya Cipanas No. 51, Phone : +62-262 231517  <strong></strong></p>
<p><strong>Penginapan Adji Saka<br />
</strong>Jl Raya Cipanas No. 349, Phone : +62-262 540095  <strong></strong></p>
<p><strong>Penginapan Purbasari<br />
</strong>Jl Raya Cipanas No. 184, Phone : +62-262 237700</p>
<p><a target="_blank" href="http://bintangredannte.blogspot.com/" target="_blank"><strong>Bintang Redannte</strong></a><br />
Jl. Raya Samarang No. 42, Phone : +62-262 4704647 &#8211; 242678</p>
<p>Intinya kalau kamu gak keberatan nginap agak jauh dari Cipanas, silakan coba peruntungan kamu ke daerah Otista (paling dekat Cipanas), Samarang (rada ke sonoan lagi), dan yang paling jauh ke Garut Kota. Btw Hotel Bintang Redannte tuh rekomended, saya pernah nginap di sana.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://soundofmusic.web.id/2012/03/informasi-hotel-melati-alternatif-penginapan-di-garut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Informasi Rute Kendaraan Umum dari Tangerang/Jakarta ke Garut</title>
		<link>http://soundofmusic.web.id/2012/03/informasi-rute-kendaraan-umum-dari-tangerangjakarta-ke-garut/</link>
		<comments>http://soundofmusic.web.id/2012/03/informasi-rute-kendaraan-umum-dari-tangerangjakarta-ke-garut/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Mar 2012 04:01:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>seawind</dc:creator>
				<category><![CDATA[garut]]></category>
		<category><![CDATA[jalan-jalan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://soundofmusic.web.id/2012/03/informasi-rute-kendaraan-umum-dari-tangerangjakarta-ke-garut/</guid>
		<description><![CDATA[Di artikel mengenai Informasi Wisata Garut, ada yang menanyakan rute kendaraan umum dari Tangerang menuju Garut. Informasi ini mungkin bermanfaat juga untuk Anda. Maka saya copas jawaban saya di sini. Seperti yang bisa Anda baca di bawah, ada 3 alternatif &#8230; <a href="http://soundofmusic.web.id/2012/03/informasi-rute-kendaraan-umum-dari-tangerangjakarta-ke-garut/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="first-child "><img height="193" alt="primajasa-garut-lebakbulus" src="http://soundofmusic.web.id/wp-content/uploads/2012/03/primajasa-garut-lebakbulus.jpg" width="285" /></p>
<p><span title="D" class="cap"><span>D</span></span>i artikel mengenai <a href="http://soundofmusic.web.id/2011/01/informasi-wisata-cipanas-garut-kerajinan-oleh-oleh-dan-jajanan-khas-garut-wisata-alam-garut" target="_blank">Informasi Wisata Garut</a>, ada yang menanyakan rute kendaraan umum dari Tangerang menuju Garut. Informasi ini mungkin bermanfaat juga untuk Anda. Maka saya <em>copas</em> jawaban saya di sini.</p>
<p>Seperti yang bisa Anda baca di bawah, ada 3 alternatif kendaraan umum. Semoga bermaanfaat! <img src='http://soundofmusic.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><u><em>Rute A</em><br /></u> 1. Naik bis dari <strong>Tangerang</strong> ke terminal <strong>Grogol</strong> .<br />
2. Di terminal Grogol ada <strong>bis jurusan Garut</strong> , tapi saya gak tau apa nama bisnya dan jadwal berangkatnya.<br />
3. Setelah sampai Garut, minta turun di <strong>Tarogong</strong>, tepatnya di <strong>alun-alun Tarogong</strong> .<br />
4. Setelah turun dari bis, nyebrang jalan, lalu nyegat <strong>angkutan kota jurusan Cipanas</strong> (angkot warna coklat susu, nomor 04).<br />
5. Di Cipanas (ini pusat pemandian air panas Garut), tinggal pilih deh mau yang mana. Ada <strong>Sabda Alam</strong>, <strong>Danau Dariza</strong>, <strong>Kampung Sumber Alam</strong>, <strong>Tirtagangga</strong> , dll).</p>
<p><u><em>Rute B (<strong>recommended</strong>)</em><br /></u> 1. Naik bis dari <strong>Tangerang</strong> sampai <strong>halte busway Grogol</strong> yang pas depan Mal Ciputra.<br />
2. Naik busway jurusan Grogol – <strong>terminal Lebak Bulus</strong> .<br />
3. Di Lebak Bulus, naik bis Primajasa jurusan Garut. Usahakan sudah sampe terminal Lebak Bulus sebelum jam 9 malam, karena bis Primajasa paling malam tuh jam 9. Terakhir (tahun lalu) ongkos bisnya Rp 35 ribu, itu bisnya AC lho.<br />
4. Setelah nyampe Garut, turun di <strong>Tarogong</strong>, nyebrang jalan, lalu naik angkot <strong>Cipanas 04</strong> .</p>
<p><em><u>Rute C</u></em><br />
1. Naik bis dari <strong>Tangerang</strong> sampai terminal <strong>Kampung Rambutan</strong> .<br />
2. Pilih deh mau pake bis apa ke Garut. Banyak banget, mau AC atau non AC tersedia sampai tengah malam sekalipun.<br />
3. Begitu nyampe Garut, sama juga, turun di <strong>Tarogong</strong> dan lanjutin dengan <strong>angkot Cipanas 04</strong> .</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://soundofmusic.web.id/2012/03/informasi-rute-kendaraan-umum-dari-tangerangjakarta-ke-garut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penciptaan Bumi dan Kelahiran Para Dewa</title>
		<link>http://soundofmusic.web.id/2012/03/penciptaan-bumi-dan-kelahiran-para-dewa/</link>
		<comments>http://soundofmusic.web.id/2012/03/penciptaan-bumi-dan-kelahiran-para-dewa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Mar 2012 04:03:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>seawind</dc:creator>
				<category><![CDATA[matabaca]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://soundofmusic.web.id/2012/03/penciptaan-bumi-dan-kelahiran-para-dewa/</guid>
		<description><![CDATA[Bumi sendirian. Dia tidak memiliki teman. Lalu dia mengambil sepotong pusat tubuhnya dan menciptakan Matahari, dan jadilah Matahari dewa yang pertama. Tetapi suatu waktu Matahari meninggalkan Bumi. Matahari berjanji untuk selalu memberi Bumi cahaya di waktu siang, tapi saat malam &#8230; <a href="http://soundofmusic.web.id/2012/03/penciptaan-bumi-dan-kelahiran-para-dewa/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="first-child "><img style="WIDTH: 278px; HEIGHT: 410px" height="410" alt="pencuri-dari-eddis" hspace="15" src="http://soundofmusic.web.id/wp-content/uploads/2012/03/pencuri-dari-eddis.jpg" width="278" align="left" border="0" /><span title="B" class="cap"><span>B</span></span>umi sendirian. Dia tidak memiliki teman. Lalu dia mengambil sepotong pusat tubuhnya dan menciptakan Matahari, dan jadilah Matahari dewa yang pertama. Tetapi suatu waktu Matahari meninggalkan Bumi. Matahari berjanji untuk selalu memberi Bumi cahaya di waktu siang, tapi saat malam tiba Bumi kembali sendirian. Lalu Bumi mengambil sepotong sisi tubuhnya dan menciptakan Bulan. Jadilah Bulan dewi yang pertama. Setelah beberapa saat, Bulan pun meninggalkan Bumi. Dia berjanji untuk memberi Bumi sinar dan menemaninya di malam hari. Tetapi janji Bulan tidak bisa dipegang. Dia hanya memberi Bumi sebagian saja dari sinarnya bahkan terkadang dia lupa sama sekali. Saat Bulan lupa, sama sekali tak ada sinar yang ia kirim, dan Bumi kesepian lagi.</p>
<p>Lalu Bumi mengembuskan napas ke angkasa, dan terciptalah Langit. Langit menyelimuti Bumi dan menjadi teman sejatinya. Langit berjanji untuk selalu bersama Bumi, dan Bumi bahagia mendengar janji itu. Dari Bumi dan Langit lahirlah anak-anak mereka yang pertama, yaitu pegunungan, dan Gunung Hephestia adalah anak yang tertua. Lalu mereka memiliki lebih banyak anak, yaitu samudra-samudra luas dan lautan sedang, dan anak-anak yang paling bungsu adalah sungai besar Sephercia dan Skander.</p>
<p>Suatu hari Langit ingin tahu bagaimana rupanya, lalu Bumi menciptakan seribu dewi dan menyebarkan mereka ke seluruh dunia untuk memegang cermin bagi Langit. Para dewi adalah danau-danau. Langit menatap dirinya di cermin. Dia berwarna biru dan putih dengan awan, dan terkadang hitam dikerlipi bintang-bintang, dan saat matahari terbenam, Langit benar-benar terlihat cantik. Langit menjadi sombong. Dia menatap bumi yang bulat dan tak berwarna, dan Langit merasa lebih hebat.</p>
<p>&#8220;Aku cukup menawan,&#8221; kata Langit kepada Bumi, &#8220;Tapi kau sangat membosankan. Satu-satunya yang cantik di dirimu hanyalah danau-danau itu.&#8221; Dan Langit menghabiskan seluruh waktunya menatap permukaan air dan tidak pernah berbicara lagi dengan Bumi. Lalu Bumi menyapukan debu dari pegunungan dan menciptakan salju dan menyapu debu dari lembah-lembah dan menciptakan tanah hitam, dan dari dalam tanah dia menebarkan benih-benih untuk hutan dan bunga dan menyelimuti dirinya dengan pohon-pohon hijau dan warna-warna cerah, dan mengatakan kepada Langit bahwa dirinya pun cantik.</p>
<p>Tetapi Langit hanya mau menatap danau, yang memantulkan kembali kegagahannya. Lalu danau-danau itu memberinya anak, yaitu sungai-sungai kecil dan jeram. Bumi cemburu dan membuat pepohonan tumbuh di seputar danau-danau, menyembunyikan mereka dari pandangan Langit.</p>
<p>Langit marah. Dia mengambil tanah hitam dari lembah-lembah Bumi dan salju dari pegunungannya, dan ia menyatukan tanah hitam dan salju dan meniupnya dengan kencang dan tersebarlah campuran itu ke seluruh dunia. Setiap butir debu yang ditiupkan itu kemudian tumbuh menjadi manusia, dan sebagian gelap seperti tanah lembah dan sebagian putih seperti salju. Jadi, walaupun kita berasal dari Bumi, kita harus berterima kasih kepada Langit, karena Langit-lah yang menciptakan manusia. Tetapi Langit tidak sabaran dan tidak melakukan pekerjaannya sebaik Bumi. Manusia terlahir sebagai makhluk yang kecil dan lemah dan tanpa berkah dari para dewa. Ketika Langit mengirim manusia untuk membabat hutan di sekitar danau, agar dia bisa melihatnya, manusia terlalu lemah untuk mencabuti pepohonan.</p>
<p>Bumi menatap manusia-manusia itu memanjat pepohonan di hutannya, lalu bertanya kepada Langit, &#8220;Kenapa kau menciptakan makhluk ini?&#8221;</p>
<p>Langit merasa malu, dan ia mengatakan, karena dia ingin melihat danau, dan Bumi malu dan mengatakan, dia ingin agar Langit hanya berbicara dengannya. Lalu Langit berjanji, dia hanya akan menatap danau sesekali saja, dan Bumi berjanji hanya akan menyembunyikan beberapa danau di balik pepohonan. Lalu mereka berdua kembali bahagia.</p>
<p>Tetapi Bumi memperhatikan manusia yang diciptakan Langit, dan kasihan kepada mereka. Manusia kedinginan dan kelaparan. Lalu Bumi memberi mereka api untuk menghangatkan tubuh, dan benih-benih tanaman untuk ditebar di tanah. Bumi menciptakan binatang untuk dimakan, tapi tak peduli berkah apapun yang Bumi berikan, manusia tidak pernah bersyukur. Manusia hanya memuja Langit yang telah menciptakan mereka. Bumi marah dan dia bergetar karena amarah, rumah-rumah manusia roboh, binatang ketakutan lalu lari, dan manusia sadar mereka telah membuat kesalahan besar. Sejak saat itu selalu ada sekelompok manusia yang memuja Bumi untuk segela yang telah dia berikan, dan sebagian manusia yang memuja Langit atas penciptaan yang telah ia lakukan.</p>
<p><em>*Dikutip dari buku <strong><a target="_blank" href="http://www.bookoopedia.com/id/book/id-38398/sang-pencuri-dari-eddis.html" target="_blank">The Thief: Sang Pencuri dari Eddis</a></strong> yang ditulis oleh <strong>Megan Whalen Turner</strong>*</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://soundofmusic.web.id/2012/03/penciptaan-bumi-dan-kelahiran-para-dewa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nostalgia Evita Peron</title>
		<link>http://soundofmusic.web.id/2012/02/nostalgia-evita-peron/</link>
		<comments>http://soundofmusic.web.id/2012/02/nostalgia-evita-peron/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Feb 2012 08:23:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>seawind</dc:creator>
				<category><![CDATA[matabaca]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://soundofmusic.web.id/2012/02/nostalgia-evita-peron/</guid>
		<description><![CDATA[It won&#8217;t be easy, you&#8217;ll think it strange When I try to explain how I feel That I still need your love After all that I&#8217;ve done You won&#8217;t believe me All you will see is a girl you once &#8230; <a href="http://soundofmusic.web.id/2012/02/nostalgia-evita-peron/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="first-child "><span title="I" class="cap"><span>I</span></span>t won&#8217;t be easy, you&#8217;ll think it strange<br />
When I try to explain how I feel<br />
That I still need your love<br />
After all that I&#8217;ve done</p>
<p>You won&#8217;t believe me<br />
All you will see is a girl you once knew<br />
Although she&#8217;s dressed up to the nines<br />
At sixes and sevens with you</p>
<p>I had to let it happen, I had to change<br />
Couldn&#8217;t stay all my life down at hill<br />
Looking out of the window<br />
Staying out of the sun</p>
<p>So I chose freedom<br />
Running around trying everything new<br />
But nothing impressed me at all<br />
I never expected it too</p>
<p>Don&#8217;t cry for me Argentina<br />
The truth is, I never left you<br />
All through my wild days, my mad existence<br />
I kept my promise<br />
Don&#8217;t keep your distance</p>
<p>And as for fortune, and as for fame<br />
I never invited them in<br />
Though it seemed to the world<br />
They were all I desire</p>
<p>They are illusions<br />
They&#8217;re not the solutions they promised to be<br />
The answer was here all the time<br />
I love you, and hope you love me</p>
<p>Don&#8217;t cry for me Argentina<br />
The truth is, I never left you<br />
All through my wild days, my mad existence<br />
I kept my promise<br />
Don&#8217;t keep your distance</p>
<p>Have I said to much?<br />
There&#8217;s nothing more I can think of to say to you<br />
But all you have to do is look at me to know<br />
That every word is true.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://soundofmusic.web.id/2012/02/nostalgia-evita-peron/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Aman Menginap di Kampung Sumber Alam Garut</title>
		<link>http://soundofmusic.web.id/2012/02/tips-aman-menginap-di-kampung-sumber-alam-garut/</link>
		<comments>http://soundofmusic.web.id/2012/02/tips-aman-menginap-di-kampung-sumber-alam-garut/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Feb 2012 11:03:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>seawind</dc:creator>
				<category><![CDATA[garut]]></category>
		<category><![CDATA[jalan-jalan]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[tangantulis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://soundofmusic.web.id/2012/02/tips-aman-menginap-di-kampung-sumber-alam-garut/</guid>
		<description><![CDATA[Barusan gak sengaja baca kasus-kasus tidak menyenangkan tentang Kampung Sumber Alam. Lebih dari 1 kali ada tamu yang kehilangan barang berharga di kamarnya, gak tanggung-tanggung pula, kamera DSLR yang harganya puluhan juta. Waduh! Padahal itu resort favorit saya *meskipun belum &#8230; <a href="http://soundofmusic.web.id/2012/02/tips-aman-menginap-di-kampung-sumber-alam-garut/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="first-child "><img src="http://farm4.staticflickr.com/3233/2958722048_20a06123de_z.jpg" alt="" /></p>
<p><span title="B" class="cap"><span>B</span></span>arusan gak sengaja baca kasus-kasus tidak menyenangkan tentang <strong>Kampung Sumber Alam</strong>. Lebih dari 1 kali ada tamu yang kehilangan barang berharga di kamarnya, gak tanggung-tanggung pula, kamera DSLR yang harganya puluhan juta.</p>
<p>Waduh! Padahal itu <a href="http://soundofmusic.web.id/2008/12/garut-bukan-sekedar-kota-dodol/" target="_blank">resort favorit</a> saya <em>*meskipun belum pernah nginap di sana, hehe*</em>.</p>
<p>Begitu baca kronologisnya, saya langsung teringat betapa terbukanya akses masuk ke lingkungan dalam Kampung Sumber Alam ini. Saya berkali-kali berkunjung ke sana walaupun bukan tamu. Terus terang di sana saya suka keliling-keliling sampai ke pelosok-pelosok pondokan mereka. Pondok Kelapa, Suite Arileu, Bungalow, Junior Suite, dengan gampang saya datangi bahkan sampai di depan terasnya persis. Hanya Babakan Siluhur saja yang tertutup.</p>
<p>Biasanya sih saya sambil <a href="http://soundofmusic.web.id/category/fotografi/" target="_blank">foto-foto</a>. Dan memang gak ada yang mengawasi ataupun melarang saya. Bagi saya tentu keleluasaan itu menyenangkan, tapi di sisi lain juga menggoda bagi mereka yang berniat buruk.</p>
<p>Kalau dibandingkan dengan tempat menginap yang berujud hotel, di mana selalu terdapat 4 dinding di sekitar pengunjung (dan di dinding bisa dipasang CCTV), pintu-pintu, serta lift yang secara psikologis membuat orang segan <em>kelayapan</em>, resort model terbuka seperti Kampung Sumber Alam memang akan lebih sulit diawasi.</p>
<p>Jadi, apakah sebaiknya menghindari <em>nginap</em> di Kampung Sumber Alam? Ah ya jangan. Sayang lho kalau gak nyobain, apalagi kalau emang udah niat. Soalnya suasananya asyik banget, asri dan tenang. Hanya saja harus lebih hati-hati. Kalau bisa, jangan bawa barang-barang berharga yang ngerepotin. Jadi kalau perlu keluar kamar, tinggal kita bawa tuh &#8220;harta&#8221; kita. Dompet, kamera, uang, telepon seluler, <del>iPhone</del> <del>galaxy tab</del> galaxy notes, bawa deh tuh semua di dalam tas tiap kali mau ninggalin kamar.</p>
<p>Atau, tanyakan apakah ada deposit box tempat kita bisa nitipin tuh barang-barang. Amannya sih titip di deposit box kantornya ya. Kalau gak ada, bawa ke mobil. Eh tapi ini gak aman juga ya, klo mobil ditinggal di parkiran bisa juga kena bobol. Hmmm&#8230; kalau gitu yang paling aman, tinggalin satu orang -entah di kamar atau di mobil- buat <del>korban</del> jagain barang-barang kita. <em>*grin* </em> <img src='http://soundofmusic.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> <em><br />
</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://soundofmusic.web.id/2012/02/tips-aman-menginap-di-kampung-sumber-alam-garut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Another Version of Juliet</title>
		<link>http://soundofmusic.web.id/2012/02/another-version-of-juliet/</link>
		<comments>http://soundofmusic.web.id/2012/02/another-version-of-juliet/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Feb 2012 08:05:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>seawind</dc:creator>
				<category><![CDATA[matabaca]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://soundofmusic.web.id/2012/02/another-version-of-juliet/</guid>
		<description><![CDATA[Posted from WordPress for Android]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="first-child "><img class="alignnone" title="" src="http://soundofmusic.web.id/wp-content/uploads/2012/02/wpid-PicsArt1329724967172.png" alt="image" /></p>
<p><span class="post_sig"><span title="P" class="cap"><span>P</span></span>osted from WordPress for Android</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://soundofmusic.web.id/2012/02/another-version-of-juliet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

