First Photocube Creation

DSC 7539Yippie.. aku dapat mainan baru. Kemarin nemu tools untuk bikin photo cube. Jadi hasil foto-fotoku bisa ditampilkan dalam bentuk lain, gak cuma dicetak di album. Keren juga. :D

Kita tinggal milih 5 foto.. sisanya biarkan tools ini yang melakukan. Hasilnya nanti berupa selembar PDF dengan gambar kerangka kubus yang ada foto kita di kelima sisinya. Kok gak 6? Iya, karena bagian bawahnya bolong.

Lalu lembaran itu tinggal diprint (atau cetak di studio foto), kemudian pelajaran melipat deh. Hasilnya, tada.. kubus cantik dengan foto-foto tsb siap menjadi penghias meja kerja. Atau dihadiahkan untuk orang lain juga boleh. :)

Tertarik? Klik website Tabblo ini untuk membuat sendiri kubusmu. Kubus-kubusku sendiri silakan dilihat di sini .

Ada Harga Ada Mutu

Setelah di-share, makin terasa deh lambatnya internetku.

Baru tiga jam yang lalu selesai ngeset wireless network di sini. Ternyata kecepatannya jadi drop sekali setelah di-share. Naga-naganya aku bakal gak sabaran kalau tiap butuh browsing/download/upload harus nunggu lama. “Sabar” is not my middle name, you know. :P

Jadinya aku mikir, buat apa dapat unlimited bandwidth (sebagaimana dipromosikan) kalau koneksinya hanya secepat siput. Pantas aja harganya murah meskipun unlimited. Sejak pasang gak pernah tuh kecepatannya mencapai ambang 300 kbps, selalu di bawah itu. Boro-boro bakal bisa sampai 512 kbps (di brosurnya disebutkan “up to 512 kbps”).

Memang ya, hukum alam gak bisa dibantah. Ada gula ada semut, ada harga ada mutu. Jaka sembung naek ojek, gak nyambung Jek! :P

*sekian, bobo dulu ahhh…*